Perkenalkan.. Inilah Ki Bonggol, Gurunya Dalang Kondang Ki Enthus Susmono

Perkenalkan.. Inilah Ki Bonggol, Gurunya Dalang Kondang Ki Enthus Susmono

5850
0
BERBAGI
Ki Bonggol. (Foto: Raihan/Panturapost.com)

BREBES, Panturapost.com -Siapa yang tak mengenal dalang kondang yang juga Bupati Tegal, Ki Enthus Susmono. Namanya mentereng bersama dua tokoh wayang golek yang sering dipentaskannya: Lupit dan Slenteng. Namun, apakah ada yang tahu, siapa pembuat dua wayang golek tersebut?

Dialah Ki Bonggol. Pemilik nama asli Sujana ini merupakan warga Kemurang Wetan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Dia adalah orang yang mengajarkan teknik bermain wayang golek kepada Enthus Susmono.

Ki Bonggol menceritakan, pada tahun 2000-an, Ia menyarankan kepada Ki Enthus untuk beralih dari wayang kulit ke wayang golek. Saat itu dia sendiri yang mengajarkan bagaimana cara bermain wayang golek kepada Enthus. “Waktu itu Ki Enthus sebenarnya sudah bisa bermain wayang golek, tapi kurang lancar. Nah saya yang mengajarinya,” ujar pria berusia 60 tahun itu.

Ki Bonggol merupakan generasi dalang wayang golek pantura ke sembilan. Ia sudah bersinggungan dengan wayang golek sejak berusia 15 tahun. Saat itu Ia hanya berperan sebagai penabuh atau nayaga. Bersama ayah dan kakak keduanya bernama Kambar, dia tampil dari panggung ke panggung mementaskan wayang golek khas pesisir pantura. “Sayang sekali kakak saya Mas Kambar meninggal, hingga yang tersisa hanya saya,” kata lelaki enam bersaudara ini.

Tonton aksi Ki Bonggol saat memainkan wayang golek:

Ayahnya yang bernama Kasman, meninggal 27 tahun yang lalu, tepatnya pada 1989. Ki Bonggol sudah bisa memimpin pementasan saat usianya menginjak 30 tahun, atau tiga tahun sebelum Kasman meninggal. Saat itu dia masih menggunakan peralatan milik ayahnya. “Begitu ayah meninggal, peralatan musik, wayang golek, dan lainnya dijual karena dibagi-bagi untuk warisan,” kisah dia.

Dia mulai belajar membuat wayang golek sendiri. Dia menimba ilmu kepada ayah Ki Enthus, Ki Sumaryo, yang menurut Ki Bonggol, masih ada hubungan saudara dengan keluarganya.  Sejak saat itu, dia mulai mementaskan wayang golek buatannya sendiri. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 1993, wayang golek Ki Bonggol mulai dikenal oleh banyak orang. “Waktu itu saya mulai menerima pesanan dari dalang-dalang wayang dari beberapa daerah,” kata dia. Hingga kini, sudah ribuan wayang yang telah diproduksi oleh tangan Ki Bonggol.

Sejarahwan Brebes, Wijanarto, mengungkapkan, Ki Bonggol merupakan  sosok dalang yang langka. Sebab, di wilayah Pesisir Pantura, dia merupakan satu-satunya dalang yang bisa membuat wayang golek sendiri. Menurut dia, sangat jarang dalang yang mempunyai kemampuan seperti Ki Bonggol. “Karya Ki Bonggol itu menurut saya sangat khas. Tokoh wayang golek Pantura seperti Lupit, itu memiliki wajah yang berbintik,” jelas dia. (Rhn/Tempo)

 

LEAVE A REPLY