Diduga Dibunuh, Seorang Dukun di Pekalongan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

Diduga Dibunuh, Seorang Dukun di Pekalongan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

1053
0
BERBAGI
Seorang dukun tewas bersimbah darah di rumahnya, di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa, 19 September 2017. (Foto: Humas Polres Pekalongan)

PEKALONGAN, Panturapost.com – Seorang lelaki bernama Sugeng, 55 tahun, di Pekalongan ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Selasa 19 September 2017. Warga Dusun Petungkon, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu, pelaku secara membabi buta menganiaya korban menggunakan golok. Korban yang sehari-hari dikenal sebagai dukun itu mengalami luka tebasan benda tajam dibeberapa bagian tubuhnya sehingga meninggal dunia di tempat.

Beberapa saksi di tempat kejadian perkara menyaksikan peristiwa itu. Mereka di antaranya Dasuki, 30 tahun, Sanusi, 40 tahun, Sodikun, 45 tahun, dan Kalipah, 45 tahun. “Pelaku datang kemudian secara membabi buta menganiaya korban dan setelah itu tersangka membawa kedua orang tuanya kearah hutan,” ujar Kapolsek Lebakbarang, Slamet Mardiyanto.

Setelah mendengar kejadian tersebut Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan memerintahkan Kasat Reskrim beserta tim Inafis Polres Pekalongan untuk mendatangi TKP. Kapolsek bersama anggotanya setelah olah TKP dari tim Polres kemudian membawa korban ke puskesmas Lebakbarang setelah itu mencari tersangka yang lari kedalam hutan.

“Motif dari perbuatan tersebut masih belum jelas dan pasal yang dijeratkan kepada tersangka diancam pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu Penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata Slamet. (Rhn/Humas Polres Pekalongan)

LEAVE A REPLY