Dukun di Pekalongan Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Tetangganya Sendiri

Dukun di Pekalongan Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Tetangganya Sendiri

617
0
BERBAGI
Ayah pelaku diamankan polisi setelah pergi bersama anaknya. (Foto: Humas Polres Pekalongan)
PEKALONGAN, Panturapost.com – Kapolsek Lebakbarang AKP Slamet Mardiyanto mengungkapkan, pelaku pembunuhan dukun di Desa Tembelanggunung diduga bernama Eko, 18 tahun. Dia merupakan tetangga korban.
Menurut Slamet, setelah melakuan aksi tersebut, pelaku melarikan diri ke dalam hutan dengan membawa golok yang digunakan untuk menganiaya korban. Dia juga kabur bersama ayahnya.
“Saat ini, polisi berhasil menemukan ayah tersangka di dalam hutan. Sedangan ibu tersangka diamankan oleh petugas Polsek Paninggaran. Saat itu berada di rumah saudaranya di Gunungsurat wilayah Lebakbarang,” ujar Slamet.
Pelaku sendiri sampai saat ini masih dalam pengejaran oleh Petugas gabungan dari Polsek lebakbarang maupun Polres Pekalogan. Kepolisian masih melakukan koordinasi dengan polsek yang bebatasan dengan polsek Lebakbarang untuk membantu menangkap Tersangka.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang lelaki bernama Sugeng, 55 tahun, di Pekalongan ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Selasa 19 September 2017. Warga Dusun Petungkon, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu, pelaku secara membabi buta menganiaya korban menggunakan golok. Korban yang sehari-hari dikenal sebagai dukun itu mengalami luka tebasan benda tajam dibeberapa bagian tubuhnya sehingga meninggal dunia di tempat. (Rhn)

LEAVE A REPLY