Tanah Longsor di Brebes, Jalur Bantarkawung-Ketanggungan Tertutup 12 Meter

Tanah Longsor di Brebes, Jalur Bantarkawung-Ketanggungan Tertutup 12 Meter

295
0
BERBAGI
%
Longsor - Jalan Kabupaten Sindangwangi-Jemasih Pada Selasa Malam Sempat Tertutup Tanah Karena Longsor Sepanjang 12 Meter. (Sul/Panturapost.com)

BREBES, Panturapost.com – Jalan yang menghubungkan Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung menuju ke Desa Jemasih, Kecamatan Ketanggungan, pada Selasa, 14 November 2017 tertutup longsor. Akibat kejadian itu, kendaraan roda empat sempat tidak bisa melewati jalan kabupaten karena tertutup tanah sepanjang 12 meter.

Material longsor berasal dari tebing yang berada di sisi kanan dari arah Kecamatan Bantarkawung. Tinggi tebing sekitar 10 meter. Aliran listrik pun sempat padam, akibat pohon tumbang yang mengenai kabel.

Penyebab longsor diduga karena hujan turun deras sejak sore kemarin di Kecamatan Bantarkawung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dan atau kerugian materiil akibat longsor tersebut.

Personil TNI dari Koramil 12 Bantarkawung dengan dibantu oleh warga, Perhutani, Satpol PP Kecamatan Bantarkawung Rabu 15 November 2017 kemudian kerja bakti membersihkan material longsor.

Koramil bantarkawung yang mengerahkan tujuh personil dengan peralatan cangkul dan alat berat dari PU Brebes akhirnya dapat membersihkan material. Jalan pun kini kembali dapat dilewati oleh kendaraan roda empat.

Camat Bantarkawung Gunarto SIP pun membenarkan kejadian longsor tersebut. Dia menuturkan, pihaknya pun segera melaporkan ke Bupati dan dinas terkait.

“Sekarang jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah membersihkan material longsor,” katanya.

Dia mengingatkan kepada pengguna jalan maupun warga sekitar agar lebih berhati-hati. Sebab, kata dia dengan memasuki musim penghujan, saat ini menjadi rawan terjadi. “Dengan kondisi medan jalan yang berada di tebing, bencana alam sangat rawan,”terangnya.(sul)

LEAVE A REPLY