Ketika Nasib Pengedar Sabu Jaringan Lapas Salemba Berakhir di Tegal

Ketika Nasib Pengedar Sabu Jaringan Lapas Salemba Berakhir di Tegal

235
0
BERBAGI
%
Dua pengedar narkoba jaringan Lapas Salemba ditangkap petugas BNN Kota Tegal. (Foto: raihan/panturapost.com)

TEGAL, Panturapost.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal berhasil membekuk dua pengedar narkoba yang diduga jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Salemba. Kedua pelaku masing-masing berinisial SAD, 38 tahun, dan S, 39 tahun.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 14 November 2017. Saat itu, petugas BNN memperoleh informasi adanya pengiriman narkotika dari Jakarta ke wilayah Kota Tegal. “Kami melakukan pengintaian terhadap mobil dari Tol Kanci-Pejagan,” kata Kepala BNN Tegal AKBP Windarto.

Dia mengungkapkan, setelah dibuntuti hingga memasuki wilayah Kota Tegal, petugas BNN dibantu personel kepolisian mencegat mobil tersebut di kawasan Sumurpanggang, Kota Tegal. Setelah digeledah, ternyata benar di dalam mobil dan di saku celana salah seorang penumpang SAD terdapat sabu-sabu dan ekstasi.

Dari penangkapan itu, BNN melakukan pengembangan ke rumah SAD di Desa Mejasem Timur Kabupaten Tegal. Di sana petugas juga menemukan 20 butir ekstasi. “Di hari yang sama, kami juga menangkap S di sekitar Stadion Yos Sudarso Kota Tegal,” katanya.

Dari tangan tersangka, BNN berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat lebih dari 100 gram, 24 butir ekstasi, alat hisap, timbangan digital, handphone. BNN juga menyita mobil dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu dari Lapas Salemba Jakarta. Pelaku mengaku berniat menjual obat terlarang itu di wilayah Kota Tegal dengan harga Rp 1,8 juta per paket. “Pelaku mengaku mendapat barang dari salah seorang bandar di Salemba.”

Atas kasus ini, kedua pelaku terancam dipenjara maksimal 20 tahun. Ini sebagaimana pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.  (Rhn)

LEAVE A REPLY