Cerita Warga Tegal dan Brebes Merasakan Getaran Gempa Jawa

Cerita Warga Tegal dan Brebes Merasakan Getaran Gempa Jawa

687
0
BERBAGI
Rumah warga Slatri rusak akibat gempa Jumat malam, 15 Desember 2017. (Foto: Istimewa)

TEGAL, Panturapost.com – Nurul, 25 tahun, tiba-tiba terbangun dari tidur lelapnya, Jumat malam, 15 Desember 2017. Sebuah getaran gempa membuatnya kaget dan panik. Buru-buru dia membangunkan suaminya sebelum akhirnya getaran itu berhenti.

“Kira-kira dua menit gempa. Dua kali, yang pertama getarannya lebih besar. Saya lihat kipas angin goyang-goyang mau jatuh,” ungkap warga Desa Kademangaran, Dukuhturi, Kabupaten Tegal kepada Panturapost.com.

Penasaran, dia pun langsung membuka media sosial facebook dan aplikasi pesan Whatsapp. Ternyata benar, ada informasi gempa berkekuatan 6,9 skala richter yang mengguncang wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Gempa juga terjadi di sejumlah wilayah pesisir Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Rumah warga Slatri rusak akibat gempa Jumat malam, 15 Desember 2017. (Foto: Istimewa)

Warga Pasarbatang, Brebes, Radit juga merasakan hal yang sama. Saat itu pukul 23.50 WIB dia buru-buru mengunggah status di akun Facebook-nya. “Gempaa,” tulisnya. Malam itu statua dengan informasi yang sama saling bersautan di media sosial tersebut.

Akibat gempa tersebut, rumah seorang warga di RT 006/RW 001 Desa Slatri, Larangan Brebes rusak berat. Pemilik rumah Hikmah, 50 tahun mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan. Korban dibawa ke kerumah sakit bakti asih brebes.

“Mohon do’anya Semoga selamat dan segera dapat penanganan terbaik serta tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Dedi Sunarto Sekdes Slatri, sebagaimana diunggah di akun Facebook milik anggota DPRD Brebes Hery Fitriansyah. (Rhn)

LEAVE A REPLY