Berakhir Damai, Begini Kronologi Perseteruan Driver Gojek Tegal dengan Ojek Pangkalan di...

Berakhir Damai, Begini Kronologi Perseteruan Driver Gojek Tegal dengan Ojek Pangkalan di Kramat

814
0
BERBAGI
TEGAL, Panturapost.com – Puluhan driver Gojek di Tegal nyaris bentrok dengan ojek Pangkalan di Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu sore, 24 Desember 2017. Para pengemudi ojek online itu marah lantaran ada oknum ojek pangkalan yang memukul driver Gojek perempuan.
Menurut informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu berawal saat seorang driver Gojek perempuan bernama Desi menjemput penumpang di Pertigaan Larangan, Kramat. Lokasi penjemputan kebetulan dekat dengan pangkalan ojek.
Saat itu, sejumlah tukang ojek pengkalan yang melihat langsung menghampiri dan memukul kepala Desi dengan helm. Bahkan, ada salah oknum ojek pangkalan yang sempat menendang sepeda motor milik Desi hingga membuat calon penumpang ketakutan.
“Tadi kan penjemputan di depan pangkalan ojek sendiri. Ada sepuluh meter dari situ, terus ada teguran dan kemudian mereka sudah mengalah. Bahkan teman saya sudah jalan tapi penumpang jalan kaki bawa helm nyusul gojek. ternyata ada yang ngikutin, di pos polisi itu kejadiannya katanya dipukul kepalanya pakai helm,” kata Susan rekan korban.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Ojek Pangkalan setempat, Haryono mengaku tidak mengetahui kejadian itu. Dia juga tidak mengetahui siapa yang melakukan pemukulan. Namun, dia menegaskan, banyak driver Gojek yang mengambil penumpang di dekat pangkalan ojek. Sehingga memicu kemarahan ojek pangkalan.
“Itu ada gojek main ambil penumpang gitu aja, bukan nyerang. Ya cuma ngasih tahu aja. Dia main ambil penumpang aja,” katanya.
Peristiwa itu membuat puluhan driver Gojek Tegal marah. Mereka menggeruduk pangkalan ojek di dekat lampu merah Desa Larangan, Kramat. Mereka mencari oknum tukang ojek yang melakukan pemukulan. Karena tidak ketemu, para driver gojek pun menyisir setiap sudut sekitar pangkalan ojek.
Beruntung, kemarahan para pengemudi Gojek ini bisa diredam anggota Satlantas yang sedang bertugas di sekitar lokasi. Kedua polantas itu menyarankan driver Gojek untuk melaporkan ke pihak kepolisian.
Perseteruan antara driver Gojek dengan ojek pengkalan itu akhirnua diselesaikan dengan kekeluargaan. Dengan difasilitasi pihak kepolisian, keduanya sepakat berdamai dengan menghasilkan beberapa poin. Di antaranya soal aturan dimana driver Gojek harus mengambil penumpang. (Rhn)

LEAVE A REPLY