Persaingan Petani Bawang Merah Semakin Ketat, Berani Coba Solusi Ini?

Persaingan Petani Bawang Merah Semakin Ketat, Berani Coba Solusi Ini?

183
0
BERBAGI
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Agung Widyantoro memberikan bantuan alat pertanian kepada warga Desa Kebonagung Jatibarang (panturapost.com/nugroho)

Panturapost.com, Brebes – Harga bawang merah yang terus anjlok harus menjadi perhatian serius berbagai pihak termasuk pemerintah dan petani. Pasalnya, harus ada inovasi ataupun terobosan terkait pengolahan bawang merah agar harga tetap stabil meskipun persaingan antar petani semakin kedepan kedepanya.

Anggota DPR RI fraksi Partai Golkar, Agung Widyantoro itu pun meminta kepada para petani di Brebes agar lebih jeli melihat situasi harga bawang merah yang sedang anjlok.

“Petani bawang merah disini (Brebes) pasti sudah tau, Pemerintah pusat ingin mengembangkan bawang merah disejumlah daerah. Karena memang pemerintah nggak ingin kecolongan terkait kurangnya pasokan bawang secara nasional. Jadi solusinya pemkab Brebes mengembangkan industri UMKM untuk pengolahan bawang merah. Bisa dibg nggak melulu jualnya berupa bahan mentah, tapi diolah dulu jadi bawang goreng atau yang lain,” ucap Agung Widyantoro.

Ia pun meyakini persaingan petani bawang merah dalam beberapa tahun kedepan akan sangat ketat. Meskipun Brebes menjadi pemasok kebutuhan bawang merah nasional sebanyak 30 persen, namun hal itu bisa saja berubah dikemudian hari.

“Jumlah petani bawang merah di Indonesia kan kedepan akan bertambah banyak yang tersebar diberbagai daerah. Sehingga ini tantangan untuk petani Brebes untuk meningkatkan kemampuan dalam hal pengelolaan hasil bawang merah sendiri. Saya yakin jika mampu mengolah melakui UMKM akan lebih memiliki nilai jual yang tinggi,” dia memungkasi. (MAQ/NUG)

 

LEAVE A REPLY