Memanas, PDIP dan Gerindra Brebes Saling Sindir Klaim Raih Suara Mutlak Pilgub...

Memanas, PDIP dan Gerindra Brebes Saling Sindir Klaim Raih Suara Mutlak Pilgub Jateng

462
0
BERBAGI
Ilustrasi calon kepala daerah (Foto: Media Indonesia)

Panturapost,com, Brebes – Suhu politik di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun ini mulai memanas. Partai pengusung dari masing – masing pasangan calon saling mengklaim mampu meraih suara mutlak.

Memang jumlah Daftar Pemilih Tetap di kota bawang ini mencapai 1.5 juta dan menjadi terbanyak di Jawa Tengah. Sehingga tak salah jika pemilih dari Brebes menjadi penentu pemenang pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 Juni 2018 mendatang.

Paslon gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin (Gus Yasin) yang akan head to head dengan paslon Sudirman Said dan Ida Fauziah diprediksi akan bersaing ketat untuk mendulang suara.

Disisi lain, Sudirman Said yang merupakan putra asli Brebes tentu tak akan tinggal diam dan akan berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan warga jika dirinya pantas menjadi Gubernur Jateng selanjutnya.

Sedangkan partai berlambang banteng moncong putih itu sudah menjadi raja di Brebes dalam empat pilkada belakangan.

 

Ketua DPC PDIP Brebes Indra Kusuma (panturapost,com/nugroho)

Ketua DPC PDIP Indra Kusuma dan Ketua DPC Partai Gerindra dr Umar Utoyo Kabupaten Brebes, saling sindir dan mengklaim jika paslon yang di usungnya akan meraih hasil positif untuk memenangkan Pilkada Jateng.

Indra Kusuma menyatakan siap memenangkan pasangan pasangan calon Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin (Gus Yasin).

“Kita targetkan menyumbang 71 persen suara atau mencapai satu juta pemilih di Kabupaten Brebes. Karena PDIP disini udah empat kali menang pilkada Bupati berturut-turut. Saya optimis target itu bisa tercapai,” ucap Indra Kusuma, Jumat 12 Januari 2018.

Ia menyatakan, target suara itu lebih tinggi dibanding perolehan suara PDIP Brebes saat Pemilihan Bupati (Pibup) Brebes sebesar 67 persen, yang dimenangkan paslon dari partai berlambang kepala banteng tersebut.

Mantan Bupati Brebes itu menegaskan, target perolehan suara bagi Ganjar-Gus Yasin di Brebes itu dinilai realistis. Selain menjadi basis PDIP, para kader PDIP di Brebes saat ini juga semakin solid.

“Saya sudah serukan ke semua kader hingga ingkat ranting, semuanha agar gotong royong merapatkan barisan. Saya yakin kader PDIP mampu menang,” katanya.

Ia pun sangat yakin, kader PDIP tidak ada yang akan mbalelo atau mengkhianati keputusan partai dengan apapun alasanya.

“Semua kader kami solid. Saya yakin ini, jadi tidak perlu sanksi-sanksi karena semua sudah kompak. Kalau ada yang kampanye hitam, kami justru akan lawan dengan kampanye putih,” tegas pria berkumis itu.

Ketua DPC Gerindra Brebes dr Umar Utoyo (panturapost,com/nugroho)

Paslon Sudirman – Ida Targetkan 75 persenĀ 

Sementara hal senada diungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra dr Umar Utoyo. Ia sangat yakin warga Brebes akan memilih paslon Sudirman Said dan Ida Fauziah yang diusung lima partai diantaranya, Gerindra, PAN, PKS, PKB, dan PPP kubu Djan Farid.

“Karena pak Sudirman Said warga asli Brebes dan putra daerah, insyallah dapat meraih suara maksimal dalam pilgub nanti. Kita target raih 75 persen suara,” ucap Umar Utoyo.

Selain warga asli Brebes yang juga petani bawang merah, Sudirman Said merupakan salah satu tokoh nasional yang sudah terbukti prestasi ataupun kinerjanya

“Kang dirman kan sudah menjadi tokoh nasional, beliau juga sudah pengalaman diberbagai bidang. Untuk Jateng sangat cocok untuk membuat perubahan kearah yang lebih baik,” ia menambahkan.

Pria berkacamata itu pun optimis kinerja mesin partai pengusungnya juga akan all out untuk memenangkan pilgub Jateng.

“Selain menargetkan perolehan suara mutlak di Brebes, kita juga harus unggul di daerah lainya seperti Cilacap, Banyumas, Tegal, Slawi, Pekalongan, Kajen hingga Batang,” jelasnya.

Terkait strategidalam menghadapi pilgub mendatang, Umar masih enggan membeberkan seperti apa caranya bekerja secara efisien dan efektif. Karena saat ini sedang dalam pembahasan lebih lanjut dengan partai pengusung lainya.

“Strateginya sudah kita siapkan, tapi tidak bisa disampaikan sekarang. Karena semua butuh pematangan ataupun pemantapan. Agar semua berjalan dengan baik,” dia memungkasi. (MAQ/NUG)

 

LEAVE A REPLY