PT SAE : Proyek PLTPB Investasi 75 Juta Dollar, Tahap Awal...

PT SAE : Proyek PLTPB Investasi 75 Juta Dollar, Tahap Awal Pengeboran Selesai Bulan Maret 2018

345
0
BERBAGI
Ratusan warga di tujuh desa di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menyatakan sikap terkait rencana aksi demo belasan ribu orang yang menolak keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTB) Baturraden berkapasitas hingga 150 megawatt oleh pelaksana proyek PT Sejahtera Alam Energi (PT SAE) yang berlokasi di Kabupaten Banyumas (panturapost.com/nugroho)

Brebes, Panturapost.com –PT Sejahtera Alam Energi (PT SAE) merupakan pengembang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Baturraden yang ada di Lereng Selatan Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas. Proyek tersebut di wilayah Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok.

CSR Officer PT SAE Riyanto Yusuf mengatakan, proyek listrik tenaga panas bumi yang dihasilkan dari PLTPB Baturraden akan dijual ke PLN dengan harga yang sudah ditetapkan.

“Tahun 2022 nanti listrik sudah bisa dijual ke PLN,” ucap Riyanto Yusuf, Selasa 16 Januari 2018.

Ia menjelaskan, dana sekitar 75 juta dollar AS dalam proyek PLTPB tersebut. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur hingga eksplorasi panas bumi di wilayah tersebut.

“Investasi PT SAE hingga saat ini 35 juta dolar. Rencananya sampai tahapan eksplorasi selesai sekitar 75 juta dolar,” kata dia.

Untuk tahap pertama, lanjut dia, PT SAE melakukan tiga lubang pengeboran untuk membuktikan apakah benar hasil studi pendahuluan tadi di area tersebut akan menghasilkan listrik 220 Megawatt.

“Dari studi permukaan terdapat sekitar 22 titik lokasi panas bumi, tapi hanya 2 yang dibuka pada tahap eksplorasi ditahap awal ini, yakni di wallpad H dan F dengan luas masing-masing 1,5 hektar. Total dari 2 titik sekitar 3 hektar,” ungkapnya.

Untuk di wallpad H, kata Yanto, nantinya proses pengeboran akan dilakukan hingga kedalaman 3.500 meter diatas permukaan lokasi wallpad yang berada di ketinggian 2.000 Mdpl.

Proses Pengeboran Ditarget Selesai Bulan Maret 2018

Ia memperkirakan preses eksplorasi selesai pengeboran bulan Maret tahun 2018 mendatang. Sehingga, percepatan proyek PLTPB rampung sesuai target.

Proyek PLTPB Baturraden merupakan bagian dari program pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik nasional dan PT SAE mendapat tugas dari pemerintah untuk membangun PLTPB Baturraden dan listrik yang dihasilkan dijual ke PLN dengan harga yang sudah ditetapkan.

“Dari pemerintah, proyek ini masuk dalam proyek 10.000 megawatt tahap kedua dan sudah dimasukkan dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) PLN, dan berdasarkan perjanjian dengan PLN, PT SAE harus mengalirkan listrik ke badan usaha milik negara itu pada tahun 2022,” dia memungkasi. (MAQ/NUG)

 

LEAVE A REPLY