Ratusan Warga Tegal Rela Mengantre Sejak Dinihari Untuk Urus E- KTP

Ratusan Warga Tegal Rela Mengantre Sejak Dinihari Untuk Urus E- KTP

94
0
BERBAGI
Ratusan warga mengantre di halaman kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal. (Foto: Ono)

TEGAL, Panturapost.com – Ratusan warga Kabupaten Tegal berbondong-bondong datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kamis dinihari, 25 Januari 2018. Mereka rela mengatre berjam-jam demi bisa mengurus E-KTP.

Mereka harus datang sepagi mungkin agar mendapatkan nomor antrean. Jika tidak, warga khawatir tidak kebagian. Sebab, untuk pencetakan ulang E-KTP, dalam satu hari dibatasi 500 orang.

“Saya ke sini dari jam dua pagi.¬† Berangkat dari rumah jam satu. Ya biar ambil¬† nomor antriannya cepet. Kalau jam 4 jam 7 sudah banyak yang ngantre,” ujar Casmadi, warga Kecamatan Kramat, dia saat ditemui di halaman kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal, Kamis.

Berdasarkan pantauan, meski kantor Disdukcapil belum buka, namun sudah ada banyak warga yang mengantre. Ratusan orang mengular dari halaman kantor tersebut hingga tempat parkir.

Pemandangan seperti itu ternyata sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir ini. Usut punya usut, warga yang mengantre sejak dini hari pun belum tentu mendapatkan pelayanan, meski sudah mendapatkan nomor antrean.

Sebab, pencetakan ulang E-KTP pada hari ini diperuntukkan bagi warga yang sudah mengantre pada hari sebelumnya. Sedangkan nomor antrean yang dibagikan hari ini untuk pencetakan pada hari Jumat besok.

Untuk hari ini, petugas hanya membagikan sebanyak 300 nomor antrean. Sebab, pada Jumat besok, pelayanan hanya dilakukan setengah hari.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Tegal, Salu Panggalo mengatakan, pelayanan KTP Elektronok di kantornya semenara hanya untuk warga yang mencetak ulang. Sedangkan pemohon baru, di lakukan di tiap kecamatan.

“Mereka datang diperkirakan dalam satu hari sekitar lima ratus orang, kapasitas kami baru mampu mencetak 300 perhari. Tapi dengan antrian panjang ini bukan berarti pemda tidak melangkah,” katanya.

Menurutnya, yang datang hari ini adalah warga yang akan cetak ulang karena peruahan status, pindah alamat, rusak, ilang. “Itu semua kesini. Prediksi kami itu memang luar biasa apa yang terjadi. Ternyata banyak masyarakat yang harus cetak ulang,” ujar dia. (Irsyam Faiz)

LEAVE A REPLY