Geger Objek Wisata Guci Dilanda Banjir Bandang, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Geger Objek Wisata Guci Dilanda Banjir Bandang, Ini yang Sebenarnya Terjadi

5535
0
BERBAGI

TEGAL – Objek wisata Guci Tegal dikabarkan dilanda banjir bandang, Kamis sore, 8 Februari 2018. Kabar itu menyebar di media sosial facebook hingga whatsapp.

Informasi soal banjir bandang itu dilengkapi dengan video yang menunjukkan Kali Gung yang berada di Objek Wisata Guci mengalami banjir besar. Air sungai kali gung tampak keruh.

Video berdurasi hampir dua menit tersebar di berbagai media sosial sejak Kamis petang. Penelusuran Panturapost.id, salah satu akun yang mengunggah m di Facebook yakni akun Pholenk NS sekitar pukul 18.30.

Hingga berita ini ditulis, video itu telah ditonton 28,2 kali, dibagikan 1.661 kali, dan dikomentari 78 kali.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Objek Wisata Guci, Abdul Haris, mengkonfirmasi peristiwa banjir itu. Dia membenarkan sungai Kaligung sore itu memang sedang dilanda banjir. Tapi dia membantah kalau di Guci terjadi banjir bandang.

“Tidak ada banjir bandang. Itu banjir biasa. Cuma memang debitnya meningkat,” kata Haris saat dimintai konfirmasi Panturapost.id.

Haris mengatakan banjir tersebut tidak merusak fasilitas objek wisata. Termasuk kolam pemandian air panas yang berada di sekitar jembatan. Dia menjamin, objek wisata air panas tersebut masih aman untuk dikunjungi.

Kendati demikian, dia mengingatkan kepada para pengunjung untuk berhati-hati. Mereka dilarang masuk ke Kali Gung untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan.

“Malam ini sudah mulai berkurang debit airnya. Jadi wisatawan tak perlu khawatir. Asal jangan masuk sungai aja sudah aman,” ujar Haris.

Disinggung apakah banjir tersebut terkait proyek panas bumi? Haris menduga banjir tidak ada kaitannya dengan proyek tersebut. Sebab Kali Gung berbeda di jalur yang berbeda dengan lokasi proyek panas bumi. “Saya kira tidak ada kaitannya ya,” katanya. (Irsyam Faiz)

 

 

Artikel ini sebelumnya sudah tayang di Panturapost.id

 

LEAVE A REPLY