Sebelum Gantung Diri, Remaja di Jatibarang Brebes Tulis Surat untuk Kekasihnya. Ini...

Sebelum Gantung Diri, Remaja di Jatibarang Brebes Tulis Surat untuk Kekasihnya. Ini Isinya..

14006
0
BERBAGI
Surat yang ditulis Mahesa sebelum gantung diri. (Foto: Istimewa)

BREBES – Muhammad Mahesa, sorang remaja di Desa Kertasinduyasa, Kecamatan Jatibarang, Brebes ditemukan tewas gantung diri, Minggu, 18 Maret 2018. Remaja berusia 17 tahun itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena ditinggal pacarnya.

Dugaan itu muncul setelah polisi menemukan secarik kertas berisi tulisan yang ditulis Mahesa sebelum meninggal. Dalam surat tersebut, Mahesa menulis sebuah nama yang diduga sebagai kekasihnya, Viana.

Di awal surat, dia meminta maaf kepada ayah dan ibunya. Dia menuliskan kalimat pamit kepada keluarga karena ingin pergi jauh. Lalu, di surat yang ditulis dalam bahasa Jawa itu, dia meminta orang tuanya untuk memberitahu Viana kabar kematiannya.

Dia juga meminta agar Viana melayat saat dia meninggal dunia. “Dijelasna kabeh maring viana bahwa nyong ke sayang karo viana. Nko mamah ngomong voana ya ma. Nyong pengin viana nglayad. (Dijelaskan semua ke Viana bahwa saya sayang sama Viana. Nanti mama yang bilang Viana ya ma. Saya ingin Viana melayat),” tulis Mahesa.

Berikut isi surat tersebut:

Maaf mah, maaf pah. Nyong pengin lunga. De angger Mamas wis mati nko jam 8 kie koe telfon viana ya de. Piana dinein kabar bahwa nyong kiye mati. Tapi ngko sing ngomong mama de aja koe. Dijelasna kabeh maring viana bahwa nyong ke sayang karo viana. Nko mamah ngomong voana ya ma. Nyong pengin viana nglayad.

(Maaf ya mah maaf ya pah. Saya ingin pergi. De kalau kakak sudah menginggal, nanti jam 08.00 ini kamu telpon Viana ya de. Viana dikasih kabar bahwa saya itu meninggal dunia. Tapi nanti yang bilang mama jangan kamu ya de. Dijelaskan semua ke viana bahwa saya sayang sama viana. Nanti mama yang bilang viana ya ma. Saya ingin Viana melayat).

(Rhn)

 

Berita ini sudah tayang di Panturapost.id

LEAVE A REPLY