Kabur dari Sel Polres Tegal Kota, Remaja Asal Brebes Ini Ditembak

Kabur dari Sel Polres Tegal Kota, Remaja Asal Brebes Ini Ditembak

5609
0
BERBAGI
Polisi meringkus seorang tahanan yang kabur dari sel Polres Tegal Kota. (Foto: Dok. Polres Tegal Kota)

TEGAL – Dua tahanan yang kabur dari sel Polres Tegal Kota, Muhammad Nur Wijaya atau Alek, 30 tahun dan Bayu Rizqi Afgani, 18 tahun ditangkap dan dilumpuhkan oleh Tim buru sergap (buser) Satreskrim. Dua orang itu merupakan tahanan yang sempat kabur dari sel tahanan Mapolres Tegal Kota.

Alek sendiri berasal dari Desa Klisat Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Sementara Bayu Rizqi Afgani, merupakan warga Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Mereka diketahui kabur dari sel tahanan pada Senin, 30 April 2018 siang.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kasat Reskrim, AKP Agustinus David menjelaskan keduanya berhasil ditangkap setelah sebelumnya kabur dan berpencar.

“Alek ditangkap setelah delapan jam kabur yakni pada Senin siang. Sedangkan Bayu ditangkap pada Rabu, 2 Mei 2018 siang,” ucap Agustinus, Kamis 3 Mei 2018.

Alek diringkus saat sedang sembunyi di areal kebun di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. “Dengan dibantu laporan dari warga, langsung kita ringkus. Lalu kita lumpuhkan. Dari penyelidikan awal, lokasi pencuriannya ternyata berkembang,” ucapnya.

Sedangkan Bayu ditangkap saat bersembunyi di kompleks makam di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. “Bayu ditangkap berikut barang bukti berupa dua ponsel merek Xiaomi hitam dan satu ponsel Cross hitam dan handuk warna biru,” jelasnya.

Polisi masih menyelidiki asal mula barang – barang yang dibawa Bayu. Diduga barang-barang itu dari hasil kejahatan. Ia ditangkap saat tiduran di kompleks makam. Polisi terpaksa melepaskan timah panas ke arah kaki kiri karena mencoba melarikan diri.

Bayu belum genap sebulan mendekam di penjara mapolres. Ia ditangkap pada Minggu, 15 April 2018 lalu, karena diduga telah melakukan tindakan kejahatan pencurian sepeda motor di wilayah Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

Meskipun masih berusia muda, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, Bayu sudah melakukan aksinya sebanyak 25 kali. Aksinya itu dilakukan di tiga daerah, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes. “Di Kota Tegal sendiri, dia sudah melakukan kejahatan di 11 lokasi,” katanya.

Dengan demikian, kedua tersangka kasus curanmor yang kabur itu dari tahanan Polres Tegal Kota telah berhasil kembali ditangkap. Saat ini keduanya ditahan di ruangan khusus.

Kedua tahanan itu kabur dengan merusak teralis jendela sel tahanan. Usai kabur, keduanya berpencar, Muhammad Nur ke arah timur dan Bayu ke arah selatan Kota Tegal. “Karena perbuatan mereka, bisa jadi akan ada tambahan pasal hukuman,” tutur dia.

Reporter: Reza Abineri

 

LEAVE A REPLY