Mahasiswa UMUS Demo Minta Qomar Kembali Jadi Rektor

Mahasiswa UMUS Demo Minta Qomar Kembali Jadi Rektor

1177
0
BERBAGI
%
Ratusan mahasiswa UMUS Brebes demo menuntut dikembalikannya Qomar sebagai rektor, Senin 20 November 2017. (Foto: raihan/Panturapost.com)

BREBES, Panturapost.com – Mundurnya  Nurul Qomar, sebagai rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), membuat ratusan mahasiswa kampus tersebut menggelar unjuk rasa, Senin, 20 November 2017. Mereka meminta pihak yayasan dan kampus mengembalikan jabatan rektor kepada pelawak sekaligus aktor kawakan itu.

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa spanduk dan membentangkan poster berisi tuntutan mereka. Di antaranya, “Save Rektor Umus”, “Kembalikan papa H. Nurul Qomar,” dan spanduk lainnya. Mereka juga berorasi mempertanyakan mundurnya Qomar sebagai rektor yang tekesan mendadak. “Padahal belum ada satu tahun Pak Qomar menjabat rektor, kenapa sudah mundur,” kata salah seorang mahasiswa dalam orasinya.

Mereka menilai, ada oknum yang sengaja membuat Qomar mundur dari jabatan rektor. Mundurnya Qomar sebagai rektor juga dinilai janggal. “Banyak kejanggalan-kejanggalan yang kami lihat dari mundurnya Pak Qomar. Karena pernyataan pihak kampus dengan pernyataan pak Qomar tidak singkron,” kata dia Koordinator aksi, Fahmi Alfan, 23 tahun.

Video demo

BREAKING NEWS: Mahasiswa UMUS Brebes demo tuntut rektor Nurul Qomar dikembalikan

Posted by Pantura Post on Sunday, November 19, 2017

Mahasiswa lain, Edi Nurjaya, mengungkapkan, meski belum genap setahun menjabat, Qomar telah memberikan kontribusi positif kepada kampus dan mahasiswa. Di antaranya akreditasi B di tiga fakultas dan jumlah mahasiswa yang meningkat. “Karena itu kami mempertanyakan kenapa bisa mundur,” katanya.

Aksi demo sempat nyaris ricuh lantaran ada salah seorang mahasiswa yang tidak ikut demo. Massa mahasiswa berusaha mengejar tapi berhasil ditangani oleh pihak keamanan kampus. Mereka kembali melakukan orasi di depan gedung rektorat.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMUS Maksori, mengungkapkan mundurnya Qomar dari rektor dikarenakan akan mengikuti Pilkada Cirebon 2018 mendatang. Dia menampik mundurnya Qomar lantaran ada permasalahan di internal kampus. “Kami semua berhubungan baik kok,” katanya. (Rhn)

LEAVE A REPLY