Jadi Tersangka, Tiga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa UPB Ditahan di Mapolres Brebes

Jadi Tersangka, Tiga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa UPB Ditahan di Mapolres Brebes

973
0
BERBAGI

BREBES, Panturapost.com – Polisi akhirnya meningkatkan status Kasus penganiayaan mahasiswa di Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) dari penyelidikan ke penyidikan. Kepolisian sudah menetapkan tiga tersangka. Mereka masing-masing Haidar, 23 tahun; Arfan, 21 tahun; dan Abdurrahman, 22 tahun.

Sebelumnya polisi mempertemukan antara korban dan pelaku pada Selasa, 9 Januari 2018. Dari hasil konfrontir itulah polisi akhirnya meningkatkan status hukum kasus ini menjadi penyidikan. Saat ini Ketiga tersangka kini sudah ditahan di rumah tahanan (rutan) Mapolres Brebes.

Kasatreakrim Polres Brebes AKP Arwansa mengungkapkan, para pelaku dijerat 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan. Para pelaku terancam hukuman maksimal selama sembilan tahun penjara. “Para pelaku telah menganiaya korban hingga terluka parah,” katanya.

Adapun terkait kemungkinan adanya tersangka lainnya, Arwansa belum bisa memastikan. Yang jelas, kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus ini. “Masih kami dalami,” ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, penganiayaan ini terjadi pada 11 Desember 2017, atau sebulan yang lalu. Pemicunya adalah sebuah pesan Whatsapp yang dikirim korban ke salah seorang anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) di kampus tersebut pada 7 Desember 2017.

Isi pesannya yaitu mengkritik dan mempertanyakan para aktivis lingkungan di Mahapala itu, yang tak ada gerakan protes soal proyek panas bumi di lereng Gunung Slamet. “Isi pesannya memang lumayan pedas,” kata kuasa hukum korban, Aan Adi Anto, kepada Panturapost.com Selasa lalu.

Empat hari kemudian setelah pesan WA itu dikirim, korban dipanggil oleh para pelaku di markas Mahapala. Sejatinya para pelaku hanya ingin mengklarifikasi pesan WA itu. Tapi entah apa yang terjadi pertemuan itu berujung penganiayaan hingga korban mengalami luka parah. (Rhn)

LEAVE A REPLY