PILKADA BREBES: Kader Gerindra Brebes Terpecah Soal Pengusungan Suswono-Musttaqin

PILKADA BREBES: Kader Gerindra Brebes Terpecah Soal Pengusungan Suswono-Musttaqin

321
0
BERBAGI
Suswono-Musttaqin saat mendaftar di KPU Brebes, Jumat, 23 September 2016. (Foto: Raihan/Panturapost.com)

BREBES, Panturapost.com Sejumlah kader Partai Indonesia Raya (Gerindra) di Brebes memilih berbeda sikap dengan keputusan DPP Partai berlambang garuda tersebut, yang merekomendasikan Suswono-Ahmad Musttaqim untuk maju pada Pilkada 2017 mendatang.

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Brebes, Wowo Sutrisno menyatakan menolak pencalonan Suswono-Musttaqin. “Kami kecewa dengan rekomendasi yang dikeluarkan partai kami,” kata Wowo, Jumat, 23 September 2016.

Dia mengatakan Musttaqin yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Brebes, pernah menyatakan tidak bersedia maju menjadi calon wakil bupati berpasangan dengan Suswono. Namun setelah muncul rekomendasi, Musttaqin selalu mengatakan dipaksa partai untuk maju.

“Sementara dari surat rekomendasi yang dikeluarkan DPP Gerindra, di dalamnya tertulis jika rekomendasi itu dikeluarkan berdasarkan usulan Dewan,” kata Wowo.

Wowo mengklaim sikap penolakan itu mewakili pengurus DPC serta 14 PAC Gerindra di Brebes. Mereka sudah sepakat menolak pasangan tersebut dan menyatakan akan menggalang dukungan untuk mendukung pasangan petahanan Idza-Narjo.

“Realitas politik kader Gerindra di kalangan akar rumput lebih memilih mendukung Idza-Narjo. Untuk itu, kami memilih mendukung Idza Priyanti,” tandasnya.

Dia menyatakan siap dipecat dari kepengurusan atas keputusannya untuk menolak pasangan Suswono-Akhmad Mustaqim, dan memilih mendukung pasangan Idza-Narjo. “Sebab, kami nilai ini sebuah konsekuensi atas keputusan ini,” tegasnya.

Hal Senada dikatakan Ketua PAC Kecamatan Larangan, Untung. Menurutnya, pengurus PAC hingga kini sama sekali belum pernah diajak bicara mengenai pilkada, khususnya rekomendasi tersebut. (Billy/Rhn)

LEAVE A REPLY