Sudirman Said Bertemu Petani Bawang Merah di Brebes, Ini yang Dibicarakan…

Sudirman Said Bertemu Petani Bawang Merah di Brebes, Ini yang Dibicarakan…

256
0
BERBAGI
Sudirman Said menemui petani bawang merah di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes, Sabtu, 20 Januari 2018. (Foto: Irsyam Faiz)

BREBES, Panturapost.com – Bakal calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said menemui puluhan petani bawang merah di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Sabtu, 20 Januari 2018. Pertemuan yang digelar di sebuah gedung olahraga itu dihadiri tokoh petani bawang merah dan ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Juwari.

Dalam kesempatan itu, para petani meminta kepada Sudirman, agar bisa memperhatikan nasib mereka, seandainya menjadi terpilih menjadi gubernur. Sebab, yang terjadi saat ini, ketika bawang merah mahal, pemerintah selalu berupaya untuk mencari solusi bagaimana agar harga turun.

“Tetapi, ketika harga bawang merah anjlok, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa. Sampai kami para petani harus turun ke jalan untuk demo,” ujar Ketua Gapoktan Brebes, Aning Wiyono.

Menurut Aning, petani di Brebes saat ini sedang merugi, karena harga bawang sedang merosot tajam. Bahkan ada yang sudah mengeluarkan modal untuk menanam bawang hingga Rp 6 juta, tapi hanya dapat Rp 600 ribu. “Istilahnya nandur bawang tukule utang,” ungkap dia.

Sudirman Said menemui petani bawang merah di Brebes. (Foto: Istimewa)

Aning mengatakan persoalan infrastruktur yang belum merata juga harus menjadi perhatian calon gubernur. Misalnya soal jembatan penghubung antardesa yang masih minim. “Padahal kalau itu dibangun, bisa mempermudah akses ekonomi rakyat. Mau ngirim bawang lebih cepat tidak usah muter,” katanya.

Dalam kesempatan itu Sudirman banyak mendengarkan keluhan petani bawang Brebes. Petani mengatakan sudah mengadu ke mana-mana termasuk ke pemerintah pusat. Namun belum ada solusi untuk menyelamatkan petani bawang dari keterpurukan harga.

Menjawab keluhan para petani bawang terabut Sudirman menyampaikan, saat ini dirinya belum punya wewenang apa-apa untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani, baik petani bawang maupun petani padi yang tengah menghadapi ancaman beras impor.

“Sekarang saya baru bisa urun rembug mencari solusi. Tetapi kalau saya terpilih saya punya program untuk memuliakan petani. Saya akan larang beras impor masuk Jawa Tengah. Dan saya akan mendorong manajemen paska panen agar harga komoditi pertanian terjaga,” terang Sudirman Said.

Sudirman Said berpandangan, sebagai negara agaris dengan sebagian besar penduduknya adalah petani, maka sewajarnyalah jika petani mendapat perhatian khusus. “Komoditi pertanian yang dihasilkan petani dalam negeri harus diproteksi. Bulog harus turun tangan menampung hasil panen petani,” katanya. (Rhn)

LEAVE A REPLY