Pilgub Jateng 2018: Data Pemilih di Desa Grinting Brebes Berkurang Hingga 752...

Pilgub Jateng 2018: Data Pemilih di Desa Grinting Brebes Berkurang Hingga 752 Orang

141
0
BERBAGI
Petugasa PPDP sedang melakukan pencocokan dan penelitian di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Senin, 22 Januari 2018. (foto: Muhammad Irsyam Faiz/Panturapost.com)

BREBES, Panturapost.com – Data pemilih yang akan digunakan untuk Pilgub Jateng di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes berkurang hingga 752 pemilih. Angka itu muncul setelah panitia pemungutan suara (PPS) di desa setempat melakukan pencocokan antara data singkronisasi pemilih (bahan daftar pemilih sementara) dan DPT Pemilihan Bupati 2017 lalu.

“Ada selisih yang cukup banyak hingga 752 pemilih. Dari data Pilbup sebanyak 12.827 pemilih. Tapi di data bahan DPS berkurang menjadi 12.075 pemilih. Kami tidak tahu kenapa data itu selisihnya bisa sampai segitu,” kata Ketua PPS Grinting Amar Muhadi, Senin, 22 Januari 2018.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bulakamba ihwal masalah ini. Dia bilang, selisih data tersebut akan segera di perbaiki. “Berkurangnya data ini tidak terlalu krusial karena proses pendataan masih terus berlangsung. Saat ini kami masih melakukan coklit (pencocokan dan penelitian),” ujar dia.

Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi, mengungkapkan secara keseluruhan di Brebes, selisih jumlah pemilih antara bahan data pemilih sementara (DPS) dan DPT Pilbup 2017 lalu mencapai lebih dari 1.000 pemilih. Dia merinci, jumlah DPT Pilbup 1.522.560 pemilih. Sedangkan bahan DPS untuk Pilgub ini berkurang menjadi 1.521.463 pemilih.

Menurut dia, ada berbagai faktor yang menyebabkan selisih data pemilih tersebut. Di antaranya pemilih ganda, salah alamat di e-KTP, pindah alamat, hingga meninggal dunia. “Untuk yang di Grinting itu kenapa selisihnya sampai banyak begitu karena jumlah pemilihnya paling banyak,” kata dia.

Dia menegaskan, persoalan yang terjadi di Grinting itu merupakan selisih data bukan kehilangan data. Makanya, menurutnya, data pemilih pada Pilgub kali ini sebenarnya justru lebih bagus dibanding saat Pilbup tahun lalu. “Dulu itu selisihnya sampai 300 ribu lebih, sekarang cuma 1.000,” ungkap dia. (Rhn)

 

LEAVE A REPLY